Pendekatan Terintegrasi Intermittent Fasting, Diet Rendah Karbohidrat, dan Aktivitas Fisik dalam Memperbaiki Obesitas, Hipertensi, dan Gangguan Glikemik: Sebuah Laporan Kasus
Keywords:
intermittent fasting, diet rendah karbohidrat, aktivitas fisik, obesitas, hipertensi, gangguan glikemikAbstract
Obesitas, hipertensi, dan gangguan glikemik merupakan masalah kardiometabolik yang sering terjadi bersamaan dan saling memperberat risiko penyakit kardiovaskular. Perubahan gaya hidup menjadi pilar utama tatalaksana, namun laporan kasus yang menggambarkan pendekatan terintegrasi secara praktis di layanan primer masih terbatas. Laporan kasus ini bertujuan untuk menggambarkan hasil klinis penerapan pendekatan terintegrasi berupa intermittent fasting, diet rendah karbohidrat, aktivitas fisik teratur, dan terapi antihipertensi tunggal pada pasien dengan obesitas, hipertensi, dan gangguan glikemik. Seorang perempuan usia 39 tahun dengan obesitas, hipertensi stage 2, dan kadar gula darah sewaktu meningkat menjalani pemantauan selama enam bulan di fasilitas pelayanan kesehatan primer. Pada awal observasi, pasien memiliki berat badan 105 kg, lingkar perut 105 cm, tekanan darah 180/100 mmHg, gula darah sewaktu 248 mg/dl, dan kolesterol total 210 mg/dl. Intervensi yang diberikan meliputi intermittent fasting pola 16:8, diet rendah karbohidrat dengan pengurangan makanan olahan, aktivitas fisik intensitas sedang berupa jalan santai selama satu jam sebanyak tiga kali seminggu, serta terapi farmakologis candesartan 8 mg satu kali sehari. Selama periode observasi enam bulan, terjadi perbaikan klinis yang konsisten dan bermakna. Berat badan menurun menjadi 85 kg, lingkar perut menjadi 98 cm, tekanan darah menjadi 120/90 mmHg, gula darah sewaktu menjadi 140 mg/dl, dan kolesterol total menjadi 156 mg/dl. Pasien menunjukkan kepatuhan yang baik terhadap intervensi dan tidak mengalami efek samping bermakna. Pendekatan terintegrasi yang mengombinasikan perubahan gaya hidup terstruktur dan terapi farmakologis minimal terbukti efektif dalam memperbaiki parameter kardiometabolik pada pasien usia produktif, serta berpotensi diterapkan secara luas di layanan primer.
References
Abdollahpour, N., Seifi, N., Nosrati, M., Esmaily, H., Shahri, A. M. M. S., Ferns, G. A., Namaghi, M. A., & Mobarhan, M. G. (2025). Comparative effects of intermittent fasting and calorie restriction on cardiovascular health in adults with overweight or obesity. Scientific Reports. https://doi.org/10.1038/s41598-025-32673-9
Ambelu, T., & Teferi, G. (2025). The impact of exercise modalities on blood glucose, blood pressure and body composition in patients with type 2 diabetes mellitus. BMC Sports Science, Medicine and Rehabilitation, 15(153), 1–11.
Firsdiana, Y., & Anggondowati, T. (2024). Literature review: Pengaruh intermittent fasting terhadap penurunan kadar HbA1c penderita diabetes di Asia. PREPOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(3), 7552–7563.
Kurnia, A. (2020). Diet rendah karbohidrat pada pasien diabetes mellitus tipe 2: Literature review. NURSCOPE: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Ilmiah Keperawatan, 5(2), 52–58.
Lee, J. W., Gu, H. O., Jung, Y., Seo, S. Y., Hong, I. S., Lee, D. H., Kim, O. H., & Oh, B. C. (2023). Candesartan, an angiotensin-II receptor blocker, ameliorates insulin resistance and hepatosteatosis by reducing intracellular calcium overload and lipid accumulation. Experimental & Molecular Medicine, 59, 910–925. https://doi.org/10.1038/s12276-023-00982-6
Ma, J. C., Shu, S., Chen, T. X., Bai, H. J., Yang, Y., & Ding, X. W. (2025). Intervention effect of combined resistance and aerobic exercise on type 2 diabetes: A meta-analysis. World Journal of Diabetes, 16(7), 1–12. https://dx.doi.org/10.4239/wjd.v16.i7.108121
Mengistu, F. A., Lake, Y. A., Andualem, M. E., Miherete, Y. D., & Zewdie, S. A. (2025). Impact of aerobic, resistance, and combined training on cardiometabolic health-related indicators in inactive middle-aged men with excess body weight and obesity. Frontiers in Physiology, 16, 1519180. https://doi.org/10.3389/fphys.2025.1519180
Mongkolsucharitkul, P., Surawit, A., Pimsen, A., Winitchayothin, S., Pumeiam, S., & Pinsawas, B. (2025). Effectiveness of low-carbohydrate diets on type 2 diabetes: A systematic review and meta-analysis of randomized controlled trials in Eastern vs. Western populations. Diabetes Research and Clinical Practice, 229, 112464.
Novia, R., Arisman, Y., Zega, A. D. Y., & Irwanto, R. (2023). Hubungan kepatuhan diet rendah karbohidrat terhadap penurunan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus tipe II di Rumah Sakit Grandmed Lubuk Pakam. Jurnal Kesehatan Masyarakat & Gizi, 5(2), 253–258.
Peres, M., Costa, H. S., Silva, M. A., & Albuquerque, T. G. (2023). The health effects of low glycemic index and low glycemic load interventions on prediabetes and type 2 diabetes mellitus: A literature review of RCTs. Nutrients, 15, 5060. https://doi.org/10.3390/nu15245060
Prasetya, E. Y., Sofyani, S. I., & Rahayu, P. (2025). Pengaruh senam hipertensi terhadap tekanan darah pada penderita obesitas dengan hipertensi di Puskesmas Kedungwaringin Kabupaten Bekasi. Jurnal Kesehatan Tambusai, 6(1), 1108–1118.
Yi, X., Yan, J., Daut, U. N., Abas, R., Rooshdi, R. A. W., Yang, C., & Liu, C. (2025). Effects of time-restricted eating without caloric restriction on blood pressure and cardiometabolic profile in non-diabetic adults: A systematic review and meta-analysis of randomized controlled trials. Frontiers in Nutrition, 12, 1631477. https://doi.org/10.3389/fnut.2025.1631477
Zhang, S., Sun, B., Sun, L., Zou, S., & Chen, Q. (2025). Effect of intermittent fasting on obesity and metabolic indices in patients with metabolic syndrome: A systematic review and meta-analysis. BMC Endocrine Disorders, 25(130), 1–14.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sulastri, Charles Sanjaya (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
