LOW BACK PAIN MEKANIK PADA PASIEN DENGAN OBESITAS: PERAN PENURUNAN BERAT BADAN DALAM PERBAIKAN NYERI DI PUSKESMAS GERUNGGANG
Keywords:
low back pain mekanik, obesitas, penurunan berat badan, layanan kesehatan primer, aktivitas fisikAbstract
Pendahuluan: Low back pain (LBP) mekanik merupakan keluhan muskuloskeletal yang sering dijumpai di layanan kesehatan primer dan berkaitan erat dengan aktivitas fisik serta beban biomekanik pada tulang belakang. Obesitas menjadi faktor risiko yang semakin penting melalui peningkatan beban aksial, perubahan biomekanika, dan inflamasi kronik tingkat rendah. Penurunan berat badan diharapkan dapat memperbaiki keluhan nyeri dan fungsi pasien.
Laporan Kasus: Seorang laki-laki usia 29 tahun, karyawan swasta dengan aktivitas dominan duduk lama, datang dengan keluhan nyeri tumit dan nyeri punggung bawah. Nyeri bersifat mekanik: memberat saat berdiri lama atau beraktivitas dan membaik dengan istirahat. Skala nyeri VAS 6–8, tidak disertai gejala neurologis. Pasien memiliki riwayat obesitas (BB 96–104 kg) dan hipertensi. Pemeriksaan fisik dalam batas normal, tanpa defisit neurologis. Pemeriksaan penunjang menunjukkan gula darah sewaktu 145–151 mg/dL, asam urat 4,9 mg/dL, kolesterol total 176 mg/dL. Penatalaksanaan meliputi edukasi perubahan gaya hidup, anjuran aktivitas fisik teratur (sepeda statis, renang), serta terapi farmakologis simptomatis. Pemantauan serial menunjukkan perbaikan intensitas nyeri meskipun berat badan masih berfluktuasi.
Diskusi: Kasus ini menggambarkan LBP mekanik dengan faktor risiko obesitas dan postur kerja statis. Pendekatan komprehensif di layanan primer berfokus pada edukasi, modifikasi aktivitas, dan penurunan berat badan sebagai intervensi utama. Perbaikan klinis terjadi secara bertahap, menegaskan bahwa penatalaksanaan berkelanjutan di puskesmas efektif untuk memperbaiki nyeri dan fungsi pasien obesitas dengan LBP mekanik.
Kesimpulan: Penurunan berat badan dan peningkatan aktivitas fisik berperan penting dalam perbaikan nyeri pada pasien LBP mekanik dengan obesitas. Pendekatan holistik dan berkesinambungan di layanan kesehatan primer merupakan kunci keberhasilan terapi.
Kata kunci: low back pain mekanik, obesitas, penurunan berat badan, layanan kesehatan primer, aktivitas fisik
References
Airaksinen, O. et al. Chapter 4: European guidelines for the management of chronic nonspecific low back pain. Eur. Spine J. 15, S192–S300 (2006).
Hoy, D. et al. A systematic review of the global prevalence of low back pain. Arthritis Rheum. 64, 2028–2037 (2012).
Balagué, F., Mannion, A. F., Pellisé, F. & Cedraschi, C. Non-specific low back pain. Lancet 379, 482–491 (2012).
Borenstein, D. G. Chronic low back pain. Rheum. Dis. Clin. North Am. 39, 1–10 (2013). Woolf, A. D. & Pfleger, B. Burden of major musculoskeletal conditions. Bull. World Health Organ. 81, 646–656 (2003).
Shiri, R. & Karppinen, J. Obesity and low back pain: A systematic review and meta- analysis. Am. J. Epidemiol. 171, 135–154 (2010).
Organization, W. H. Obesity and Overweight. (2020).
Koes, B. W. et al. An updated overview of clinical guidelines for the management of non-specific low back pain in primary care. Eur. Spine J. 19, 2075–2094 (2010).
van Tulder, M. et al. European guidelines for the management of acute nonspecific low back pain in primary care. Eur. Spine J. 15, S169–S191 (2006).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 David Herryanto (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
