Syok Kardiogenik pada Pasien Diabetes Mellitus: A Case Report

Syok Kardiogenik pada Pasien Diabetes Mellitus: A Case Report

Authors

  • Putri Saskia Aulya Universitas Muslim Indonesia
  • Andi Salahuddin Universitas Muslim Indonesia
  • Fadillah Maricar Universitas Muslim Indonesia

Keywords:

syok kardiogenik, diabetes mellitus, infark miokard akut, PCI, kasus

Abstract

Latar Belakang: Syok kardiogenik merupakan kondisi gawat darurat yang ditandai dengan kegagalan pompa jantung sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan perfusi jaringan. Pasien dengan diabetes mellitus memiliki risiko lebih tinggi mengalami penyakit jantung koroner dan disfungsi miokard, yang dapat memicu terjadinya syok kardiogenik.

Kasus: Seorang pasien laki-laki berusia 58 tahun dengan riwayat diabetes mellitus tipe 2 datang ke instalasi gawat darurat dengan keluhan nyeri dada hebat sejak 4 jam sebelum masuk rumah sakit, disertai sesak napas progresif, hipotensi (tekanan darah 78/50 mmHg), dan penurunan kesadaran. Pemeriksaan EKG menunjukkan elevasi segmen ST pada dinding anterior, dan echocardiography mengungkapkan fraksi ejeksi sebesar 25% dengan hipokinesia luas pada ventrikel kiri. Analisis laboratorium menunjukkan hiperglikemia dan peningkatan troponin I. Pasien segera mendapatkan terapi suportif termasuk oksigen, vasopressor, antiplatelet, dan dilakukan primary percutaneous coronary intervention (PCI).

Hasil: Setelah intervensi, tekanan darah pasien membaik (104/70 mmHg) dan kesadaran kembali penuh dalam 48 jam. Pasien dirawat selama 10 hari dengan perbaikan hemodinamik dan fungsi ventrikel yang bertahap.

Kesimpulan: Syok kardiogenik pada pasien diabetes mellitus sering berkaitan dengan kejadian infark miokard akut yang luas. Diagnosis dan intervensi cepat, termasuk reperfusi dini, sangat penting untuk meningkatkan angka harapan hidup pasien.

References

Jesper Khedri Jensen, Per Thayssen, Lisbeth Antonsen MH, Anders Junker, Knud Erik Pedersen LOJ. Influence of Cardiogenic Shock With or Without the use of Intra-Aortic Balloon Pump on Mortality in Patients With ST-segment Elevation Myocardial Infarction. Published online 2022.

Luo C, Chen F, Liu L, Ge Z, Feng C, Chen Y. Impact of diabetes on outcomes of cardiogenic shock: A systematic review and meta-analysis. Diabetes Vasc Dis Res. 2022;19(5):1-12. doi:10.1177/14791641221132242

Jensen JK, Thayssen P, Antonsen L, et al. Influence of cardiogenic shock with or without the use of intra-aortic balloon pump on mortality in patients with ST-segment elevation myocardial infarction. IJC Hear Vasc. 2015;6:19-24. doi:10.1016/j.ijcha.2014.12.006

Syed Jibran Ashraf, Tarique Ahmed, Shahzad, Muhammad Faisal, Abdul Mueed, Maryam Younus. Frequency of cardiogenic shock in acute inferior wall myocardial infraction. Prof Med J. 2022;29(02):199-205. doi:10.29309/tpmj/2022.29.02.6511

Thiele H, Zeymer U, Neumann F-J, et al. Intraaortic Balloon Support for Myocardial Infarction with Cardiogenic Shock. N Engl J Med. 2012;367(14):1287-1296. doi:10.1056/nejmoa1208410

Van Diepen S, Katz JN, Albert NM, et al. Contemporary Management of Cardiogenic Shock: A Scientific Statement from the American Heart Association. Vol 136.; 2017. doi:10.1161/CIR.0000000000000525

Downloads

Published

2025-09-30

How to Cite

Syok Kardiogenik pada Pasien Diabetes Mellitus: A Case Report (Putri Saskia Aulya, Andi Salahuddin, & Fadillah Maricar , Trans.). (2025). The Indonesian Journal of General Medicine, 16(1), 53-61. https://doi.org/10.70070/qpyxxq20