Efektivitas Program Pemberian Makanan Tambahan Lokal Terhadap Perbaikan Status Gizi Balita Underweight Berdasarkan Z-Score Berat Badan Terhadap Umur di Puskesmas Batu Cermin

Efektivitas Program Pemberian Makanan Tambahan Lokal Terhadap Perbaikan Status Gizi Balita Underweight Berdasarkan Z-Score Berat Badan Terhadap Umur di Puskesmas Batu Cermin

Authors

  • Maria Osvaldis Galus Dokter Umum RSUD Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat
  • Veronika Elfi Kefi Ahli Gizi Puskesmas Batu Cermin, Labuan Bajo, Manggarai Barat

Keywords:

PMT lokal, underweight, balita, Z-score BB/U, gizi

Abstract

Balita dengan status gizi underweight masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di tingkat pelayanan primer seperti puskesmas. Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal merupakan salah satu intervensi strategis untuk memperbaiki status gizi balita secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program PMT lokal selama 28 hari terhadap perubahan status gizi balita underweight berdasarkan Z-score BB/U. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimen pretest-posttest. Sampel sebanyak 59 balita underweight usia 6 – 59 bulan yang terdaftar di puskesmas dengan intervensi berupa pemberian PMT lokal selama 28 hari. Data status gizi diukur menggunakan Z-score berat badan terhadap umur (BB/U) sebelum dan setelah intervensi. Rata-rata Z-score BB/U sebelum intervensi adalah 8,98 ± 1,48 kg dan setelah intervensi meningkat menjadi 9,74 ± 1,55. Terdapat peningkatan signifikan status gizi setelah pemberian PMT lokal (p = 0,007). Program PMT lokal selama 28 hari efektif dalam meningkatkan status gizi balita underweight. Intervensi ini dapat dijadikan strategi berbasis komunitas yang berkelanjutan di puskesma yang efektif dalam perbaikan status gizi balita dengan kriteria berat badan kurang berdasarkan kriteria Z-score dengan dengan berat badan terhadap umur.

References

Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur. Profil kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur tahun 2025. Kupang: Dinas Kesehatan Provinsi NTT; 2025.

Dewey KG, Adu-Afarwuah S. Systematic review of the efficacy and effectiveness of complementary feeding interventions in developing countries. Matern Child Nutr. 2008;4 Suppl 1:24-85.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2020 tentang standar antropometri anak. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2020.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Petunjuk teknis pemberian makanan tambahan (PMT) berbahan pangan lokal bagi balita dan ibu hamil. Jakarta: Direktorat Gizi Masyarakat Kementerian Kesehatan RI; 2023.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2024. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2024.

World Health Organization. Guideline: updates on the management of severe acute malnutrition in infants and children. Geneva: WHO; 2013.

Bhutta ZA, Ahmed T, Black RE, Cousens S, Dewey K, Giugliani E, et al. What works Interventions for maternal and child undernutrition and survival. Lancet 2008;371(9610):417-40.

Zeray A, Kibret GD, Leshargie CT. Prevalence and associated factors of undernutrition among under-five children from model and non-model households in east Gojjam zone, Northwest Ethiopia: a comparative cross-sectional study. BMC Nutr. 2019;5(27):1-10. doi:10.1186/s40795-019-0290-y.

Downloads

Published

2026-05-14

How to Cite

Efektivitas Program Pemberian Makanan Tambahan Lokal Terhadap Perbaikan Status Gizi Balita Underweight Berdasarkan Z-Score Berat Badan Terhadap Umur di Puskesmas Batu Cermin (Maria Osvaldis Galus & Veronika Elfi Kefi , Trans.). (2026). The Indonesian Journal of General Medicine, 38(1), 1-8. https://doi.org/10.70070/5zy11835