PENANGANAN DINI PREEKLAMPSIA PADA IBU HAMIL UNTUK MENCEGAH KOMPLIKASI KEHAMILAN
Keywords:
preeklampsia, penanganan dini, komplikasi kehamilanAbstract
Latar Belakang: Preeklampsia merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas ibu maupun bayi di seluruh dunia. Kondisi ini dapat menyebabkan berbagai komplikasi serius, seperti eklampsia, sindrom HELLP, gagal ginjal, stroke, persalinan prematur, hingga kematian perinatal. Penanganan dini melalui identifikasi faktor risiko, deteksi dini, dan intervensi yang tepat sangat diperlukan untuk mencegah komplikasi tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan pendekatan deskriptif. Pencarian literatur dilakukan melalui database PubMed, Google Scholar, ScienceDirect, Nature, Frontiers, MDPI, dan Medical Science Monitor menggunakan kata kunci yang berkaitan dengan preeklampsia, deteksi dini, dan komplikasi kehamilan yang dipublikasikan pada tahun 2020–2024 dianalisis secara deskriptif. Hasil: Penanganan dini preeklampsia meliputi identifikasi faktor risiko sejak trimester pertama, skrining melalui kombinasi faktor risiko klinis, pemeriksaan tekanan darah, biomarker angiogenik seperti Placental Growth Factor (PlGF) dan soluble fms-like tyrosine kinase-1 (sFlt-1), serta pemeriksaan Doppler arteri uterina. Pemberian aspirin dosis rendah sebelum usia kehamilan 16 minggu terbukti efektif menurunkan kejadian preeklampsia pada ibu hamil berisiko tinggi. Selain itu, pemantauan antenatal yang teratur, pemberian antihipertensi dan magnesium sulfat pada kasus berat, serta terapi inovatif seperti therapeutic plasma exchange pada kasus tertentu mampu memperbaiki luaran maternal dan neonatal. Kesimpulan: Penanganan dini preeklampsia melalui deteksi dini, skrining berbasis risiko, penggunaan biomarker, pemberian aspirin dosis rendah, dan pemantauan antenatal yang optimal terbukti efektif dalam menurunkan kejadian preeklampsia serta mencegah komplikasi kehamilan. Implementasi strategi tersebut secara komprehensif diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan antenatal dan menurunkan angka morbiditas maupun mortalitas ibu dan bayi.
References
Prawirohardjo S. 2020. Ilmu Kebidanan. Edisi ke-4. Jakarta: PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.
World Health Organization. 2021. WHO Recommendations for Prevention and Treatment of Pre-Eclampsia and Eclampsia. Geneva: World Health Organization.
World Health Organization. 2026. WHO Recommendations on Antenatal Care for a Positive Pregnancy Experience. Geneva: World Health Organization.
Ayyash M, Goyert G, Garcia R, Khangura R, Pitts D, Jacobsen G, Shaman M. 2024. Efficacy and Safety of Aspirin 162 mg for Preeclampsia Prophylaxis in High-Risk Patients. American Journal of Perinatology.
Cunningham FG, Leveno KJ, Bloom SL, Dashe JS, Hoffman BL, Casey BM, Spong CY. 2022. Williams Obstetrics. 26th ed. New York: McGraw-Hill Education.
Gabbe SG, Niebyl JR, Simpson JL, Landon MB, Galan HL, Jauniaux ERM, et al. 2021. Obstetrics: Normal and Problem Pregnancies. 8th ed. Philadelphia: Elsevier.
Gibbs RS, Karlan BY, Haney AF, Nygaard IE. 2021. Danforth's Obstetrics and Gynecology. 11th ed. Philadelphia: Wolters Kluwer.
Iannaccone A, Reisch B, Kimmig R, Schmidt B, Mavarani L, Oppong MD, Tyczynski B, Jahn M, Gellhaus A, Köninger A. 2023. Therapeutic Plasma Exchange in Early-Onset Preeclampsia: A 7-Year Monocentric Experience. Journal of Clinical Medicine. 12(13):4289. James DK, Steer PJ, Weiner CP, Gonik B. 2018. High Risk Pregnancy: Management Options. 5th ed. Cambridge: Cambridge University Press.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2020. Pedoman Pelayanan Antenatal Terpadu. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2023. Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Konkov DG, Zhuk SI, Rud VV, Buran VV. 2023. The Features of the Prevention of Preeclampsia in Pregnant Women with Gestational Endotheliopathy in the First Trimester. Reproductive Endocrinology.
Kumar CHS, Roy S, Aishwarya T, Setty CS, Afreen O, Maheshwari A, Ansari H. 2023. Pregnancy-Induced Hypertension: Risk Factors and Current Treatment Strategies. Clinical Medicine and Biomedical Research.
Kupka E, Roberts JM, Mahdy ZA, Escudero C, Bergman L, Oliveira LD. 2024. Aspirin for Preeclampsia Prevention in Low- and Middle-Income Countries: Mind the Gaps. Placenta.
Ng KW, Chaturvedi N, Coté GL, Fisher SA, Mabbott S. 2024. Biomarkers and Point-of-Care Screening Approaches for the Management of Preeclampsia. Communications Medicine.
Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI). 2021. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran (PNPK): Hipertensi dalam Kehamilan. Jakarta: POGI.
Rashid SA, Seif SA, Omari RB. 2024. Prevalence, Predictors and Management of Pre-eclampsia among Pregnant Women Attending Antenatal Clinics in Zanzibar. Tanzania Journal of Health Research
World Health Organization. 2026. WHO Recommendations on Antenatal Care for a Positive Pregnancy Experience. Geneva: World Health Organization.
Rolnik DL, Nicolaides KH, Poon LC. 2020. Prevention of Preeclampsia with Aspirin. American Journal of Obstetrics and Gynecology.
Tomkiewicz J, Darmochwał-Kolarz D. 2024. Biomarkers for Early Prediction and Management of Preeclampsia: A Comprehensive Review. Medical Science Monitor.
Zhang F, Wang H. 2024. Effect of Low-Dose Aspirin Intervention on Preeclampsia Prevention in High-Risk Pregnant Women and Its Impact on Postpartum Hemorrhage. Frontiers in Medicine.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nadhifah Barunawaty, Syarifuddin Wahid, Hamsah, Fery Wijaya, Abadi Aman (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
